

Membahas mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill)


Posted by
uwa
at
Monday, January 31, 2011
0
comments
Labels: Kernel
.jpg)
Posted by
uwa
at
Tuesday, October 12, 2010
0
comments
Labels: press
Beberapa pabrik sawit susah sekali untuk bersih. apakah memang begitu? sebenarnya tidak juga. Semua tergantung kemauan, keseriusan dan kebijaka manajemen. karena masalah bersih yang paling utama adalah masalah budaya atau habbit operator yang menjalankannya. oleh sebab itu jika belum terbentuk budaya bersih, maka perlu ada ajakan atau malah perlu pemaksaan dulu utk membentuk budaya bersih.
Kenapa pabrik sawit dituntut bersih? karena sebagian besar produk ini digunakan sebagai bahan dasar makan, seperti minyak goreng, margarine, coklat dll. Apakah baik bahan dasar makanan diolah dengan cara tidak bersih? tentu tidak.
Berikut ada tip-tip bagaimana mewujudkan dan menjaga pabrik bersih :
Dengan pabrik bersih image perusahaan akan bagus, produk yg dihasilkan kualitas lebih baik, mendukung program HACCP, bekerja pasti lebih nyaman, deteksi kebocoran, kerusakan mesin akan lebih mudah, karena tidak ditutupi sludge atau debu.unsafe action dan unsafe condition akan terminimalisir.
Apakah utk membuat pabrik bersih dan rapi butuh biaya besar? pasti. Tapi itu awalnya saja, seperti pengecatan tiang atau platform, perbaikan lantai, pencucian atap dll. Setelah itu tinggal menjaganya saja.
Sebenarnya kalau kita tinjau secara uncountability cost jangka panjang akan lebih untung (seperti image perusahaan, kebersihan merupakan bagian penting dari HACCP, moral karyawan lebih baik karena nyaman dlm bekerja yg ujungnya kualitas produk akan lebih baik, dan banyak lagi manfaat lainnya).
Foto dibawah ini salah satu pabrik di AAL grup
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
BY UWA
Posted by
uwa
at
Tuesday, September 07, 2010
2
comments
Labels: Berita
Sistem Continous adalah system perebusan dimana proses perebusan TBS dilakukan secara kontinu. Sistem ini hanya dikenal satu jenis saja yaitu system Continous Sterilizer.
Prinsip pengoperasian yang perlu diperhatikan pada continuous sterilizer antara lain :
a. Menggunakan live steam injection dengan tekanan 14,7 psi (1 bar) atau low pressure sterilizing
b. TBS direbus melalui conveyor dua tingkat yang berada di dalam kompartemen sterilizer
c. Proses perebusan continous single pressure
d. Siklus perebusan 60 – 70 menit
Tahap-tahap system continous sterilizer adalah sebagai berikut :
1) Tahap Pre-Sterilization
TBS dikondisikan dengan cara merobek janjang TBS menjadi dua menggunakan alat FFB Crusher. Tujuannya adalah agar memudahkan penetrasi steam sampai ke dalam rachis mengingat tekanan perebusan yang digunakan adalah pada tekanan atmosfer.
TBS direbus secara kontinyu pada tekanan atmosfer (Low Pressure Sterilizing) dengan cara melewatkan TBS yang telah dirobek melalui suatu kompartemen menggunakan conveyor yang kemudian disemprotkan steam secara kontinyu pada tekanan atmosfer. Untuk mengurangi steam keluar dari dalam sterilizer digunakan inlet dan outlet flap valve. Pembuangan kondensat dilakukan secara kontinu melalui talang drain di sepanjang lantai sterilizer sehingga buah tidak tergenang kondensat.
3) Tahap Post Sterilization
Pemanasan lanjut terhadap brondolan yang telah dipipil dari tandannya menggunakan alat bejana Post Heated Cooker (PH-Cooker) dan juga pada horizontal digester. Tujuan pemanasan ini adalah untuk memanaskan buah lebih lanjut sehingga proses pengurangan kadar air dalam buah, pelepasan ikatan fiber pada mesocarp dari biji dan pemecahan butiran minyak dalam buah dapat terjadi lebih baik.
Posted by
uwa
at
Tuesday, December 01, 2009
1 comments